Pentingnya Pemahaman Psikologi Warna Dalam Dunia Bisnis

5 Likes Comment

Warna merupakan sebuah bentuk komunikasi non verbal yang digunakan pebisnis dalam menyampaikan pesan pada target sasaran. Bukan hanya itu saja, warna juga merupakan komunikasi visual yang sangat penting dalam branding dan penjualan perusahaan. Karena hal tersebut, para pelaku bisnis seharusnya memahami psikologi warna.

Psikologi suatu warna merupakan suatu ilmu untuk mempelajari pandangan manusia terhadap warna yang ada di sekitar. Karena hal tersebut, tidak heran jika setiap warna memiliki dampak yang berbeda terhadap psikologi masing-masing orang. Intinya, penggunaan warna berperan penting dalam bisnis.

Penasaran bagaimanakah pemahaman psikologi setiap warna dalam dunia bisnis? Berikut ini adalah penjelasan lengkap yang harus disimak.

1. Warna Kuning

Kuning merupakan warna yang dapat menunjukkan perasaan optimis, kejelasan, dan kehangatan. Hal ini dikarenakan warna kuning dapat memberikan kesan yang ceria, mudah dipahami, dan kuat. Bukan hanya itu saja, kuning juga berarti sebuah kebijaksanaan, filosofi, dan menghidupkan.

Dalam lingkungan yang ramai pun, warna kuning akan selalu terlihat nyata. Warna kuning sangat cocok untuk bisnis properti dan makanan. Namun perlu diketahui dalam ilmu psikologi, kuning dapat meningkatkan rasa takut dan juga frustasi. Hal ini dapat terjadi jika warna ini digunakan terlalu banyak.

2. Warna Orange

Orange merupakan warna yang digabung dari merah dan kuning. Penggabungan kedua warna ini dapat menarik perhatian banyak orang. Bisa dikatakan, warna orange tidak akan membiarkan orang untuk mengabaikannya.

Psikologi warna orange menunjukkan bahwa orange ini erat kaitannya dengan kegembiraan, antuasias, dan rasa percaya diri. Bisnis yang cocok untuk penggunaan warna orange ini adalah bisnis teknologi maupun kesehatan.

3. Warna Merah

Warna selanjutnya yang harus dipahami dalam dunia bisnis adalah warna merah. Perlu diketahui bahwa merah merupakan warna yang tajam dengan emosi yang menggebu. Dalam ilmu psikologi, merah memberikan kesan seksi, kuat, namun tetap memberikan kehangatan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa warna merah dapat menarik perhatian seseorang dengan kuat. Bahkan, lebih kuat dari warna-warna lainnya. Bisnis yang sesuai dengan warna merah adalah bisnis kuliner, agrikultur, teknologi, dan transportasi.

4. Warna Ungu

Berdasarkan ilmu psikologi, ungu menunjukkan sifat yang glamor, mewah, bijaksana, dan spiritual yang tinggi. Warna ungu juga merupakan warna kerajaan. Jadi, warna ini akan terlihat sempurna dan elegan. Bisnis yang cocok dengan penggunaan warna ungu ini adalah bisnis kesehatan, teknologi, dan keuangan.

5. Warna Biru

Dalam psikologi warna, biru merupakan warna yang memberikan kesan tenang, kuat, namun tetap dapat dipercaya. Warna biru ini menunjukkan suasana yang menyejukkan. Tidak heran jika banyak perusahaan yang menggunakan warna biru untuk logo dan promosi perusahaan.

Namun perlu diperhatikan dengan baik penggunaan warna biru. Jika penggunaannya kurang sesuai, maka akan menunjukkan kesan yang sedih dan tidak berdaya. Bisnis yang cocok dengan penggunaan warna biru adalah bisnis bidang keuangan, kesehatan, dan teknologi.

6. Warna Hijau

Hijau merupakan warna serbaguna. Warna hijau banyak dipilih perusahaan karena memberikan para pelanggan perasaan senang. Hijau juga berarti lingkungan segar, kesehatan, dan erat hubungannya dengan alam. Tidak heran jika warna hijau banyak digunakan perusahaan sebagai identitas bisnis. Misalnya seperti bisnis makanan dan bidang kesehatan.

7. Warna Abu-Abu

Abu-abu merupakan warna yang dalam psikologi memberikan kesan netral dan seimbang. Meskipun demikian, warna abu-abu tetap memberikan kesan yang elegan. Bisnis yang cocok dengan warna abu-abu adalah bisnis teknologi dan transportasi.

Itulah informasi lengkap terkait pemahaman psikologi warna dalam dunia bisnis. Sudah tahu kan bagaimana pentingnya memahami warna dalam dunia bisnis? Sebelum memutuskan untuk memilih warna sebagai identitas bisnis, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar bisnis yang dijalani mempunyai branding yang baik. Semoga dapat menambah wawasan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *